Total Pageviews

Saturday, November 24, 2012

Asus X401U, Notebook yang Ramah Kantong



Asus X401U (Foto: Sha/ detikINET)
Jakarta - Selama ini bila ingin mendapatkan komputer jinjing dengan budget Rp 3 jutaan biasanya cuma dapat netbook. Tapi sekarang keinginan untuk mendapatkan notebook dengan harga seperti netbook bisa didapatkan, salah satunya adalah Asus X401U. 

Harapan untuk mendapatkan notebook harga netbook ini bisa terwujud berkat kerjasama Asus dengan AMD.

Ada harga rupa. Demikian ungkapan biasanya sering terdengar. Tapikah apakah hal ini berlaku bagi Asus X401U yang mempunyai kualitas murahan karena dibanderol dengan harga murah? Beruntung detikINET diberi kesempatan untuk menjajal notebook ini. Berikut ulasannya.

Desain
Kesan pertama ketika Asus X401U ini adalah biasa saja. Tidak ada sentuhan yang wah dan menarik, walaupun tidak jelek-jelek amat. Warna hitam glossy yang dibalut bahan plastik justru membuat notebook ini terlihat mudah kotor, sehingga sering menimbulkan jejak tangan di bodinya.



Notebook ini dibuat minimalis, kendati menyediakan port yang dibutuhkan oleh pengguna, tapi jumlahnya tidak banyak. Satu port USB disediakan satu unit di bagian sisi kiri dan kanan, sangat disayangkan memang mengingat ruang untuk memutar DVD atau disck lainnya juga dihilangkan, sehingga mengurangi efektivitas bila kebutuhan banyak port USB dalam satu waktu.



Selain port USB, ada pula koneksi internet, card reader, VGA Out dan port HDMI. Semuanya tersebar mengelilingi bagian sisi kanan dan kiri notebook ini.



Keyboard & Layar
Beralih ke fitur untuk mengetik. Keyboard yang disediakan lumayan nyaman dengan space cukup luas. Akan tetapi minusnya adalah, keyboard terasa kasar. Maksudnya, beberapa kali detikINET menjajalnya untuk mengetik, pencetan tiap hurufnya tidak empuk dan mulus. Sehingga terjadi typo dalam mengetik karena tombol hurufnya sering nyangkut atau tidak menekan dengan sempurna.

Touchpad yang tersedia memang lumayan, walaupun tombol touchpad terkadang tidak bereaksi dengan lugas. Alhasil, agak mengganggu pekerjaan bila menggunakan laptop tanpa bantuan mouse.



Soal layar, Asus X401U ini dibekali dengan ukuran 14 Inch HD (1366 x 768). Cukup puas untuk melakukan beberapa pekerjaan dan fungsi multimedia.

Apalagi dengan dukungan grafis Radeon HD 6290 mampu memutar film kelas berat kualitas HD 1080p. Saat dijajal detikINET, sangat memuaskan karena dapat memutar tanpa gangguan.



Performa
Walaupun bukan yang terbaik, prosesor APU dari AMD berkekuatan dual-core C-60 1GHz plus RAM 2GB DDR3 cukup menunjang dalam melakukan berbagai pekerjaan standar. Ini termasuk HDD 320 GB.

Sementara itu, soal posisi booting dan shut down pun cukup cepat. Apalagi Asus mempunyai fitur 'Instant On' yang menyalakan laptop hanya dua detik dari posisi sleep.

Fitur unggulan lainnya adalahIce Cool, yang mampu membuat laptop ini tidak cepat panas sehingga nyaman saat laptop dipangku. Ini karena pembuangan panas terdapat di sisi kiri bagian laptop. Tapi tidak menimbulkan suara yang berisik.

Daya tahan baterainya juga tidak terlalu buruk. Setelah detikINET mengisi batarai dalam keadaan full, lalu dibuat bekerja sekaligus berselancar dengan WiFi, daya tahan baterainya hanya sanggup bertahan sekitar 3 jam. Artinya, selalu siapkan charger laptop ini di dalam tas Anda.

Kesimpulan
Dengan harga yang lumayan terjangkau, performa Asus X410U tidak terlalu mengesankan untuk kelas laptop. Tapi bila Anda membayangkan kemampuan netbook dengan layar besar, maka komputer jinjing ini lebih dari cukup.

Terkesima Oleh Laptop 'Dua Wajah' Asus



Asus Taichi (eno/inet)
Jakarta - Era laptop yang bisa difungsikan sebagai tablet tampaknya sudah mulai terlihat. Berbagai vendor pun mulai memamerkan produk yang disebut converible PC itu, salah satunya Asus Taichi.

Convertible memang bisa dikatakan jenis baru dalam industri komputer. Produk ini sejatinya terlihat seperti laptop biasa, tapi juga bisa difungsikan sebagai tablet. Ada yang layarnya bisa dicopot, diputar, ditekuk, dan lainnya.

Salah satu vendor yang sudah memiliki produk tersebut adalah Asus, dengan convertible yang mereka sebut Taichi.



Asus Taichi

Sesuai dengan hakekatnya sebagai komputer convertible, produk ini juga bisa digunakan sebagai tablet karena memiliki dua layar dalam satu panel. Di sisi luar layar tersebut bisa dipakai dengan sentuhan, dan sisi dalam hanya bisa digunakan seperti biasa.

Di sela-sela deretan tombol function terselip sebuah tombol khusus untuk mengganti modus layar. Ada beberapa modus yang bisa digunakan, mulai dari menampilkan konten yang sama (mirror), mematikan layar di dalam dan menggunakan layar kedua sebagai tablet, atau menggunakan keduanya untuk menampilkan konten yang berbeda. Semua itu bisa dilakukan hanya dengan satu tombol.

Urusan dapur pacu Asus Taichi juga sudah terbilang mumpuni. Di dalamnya sudah terselip prosesor Intel Core i7 3517U 1,9 GHz, RAM DDR3 4 GB, dan sistem operasi Windows 8 Pro 64-bit.

Saat dijinjing produk ini juga terasa ringan di tangan, tapi dengan harga di atas USD 1.000 produk ini sepertinya justru terasa berat dikantong kebanyakan pengguna komputer.

Selain Asus Taichi, produsen lain yang sudah memiliki komputer convertible adalah Sony dan Dell. Kebtulan Intel memamerkan produk dari kedua produsen itu yang disejajarkan dengan Asus Taichi.



Dell XPS Duo 12 

Jika Asus Taichi memiliki fungsi hybrid dengan 'dua wajah' maka Dell XPS Duo 12 Ultrabook sedikit berbeda. Produk ini punya layar yang bisa diputar ke depan dan kebelakang.

Sekilas produk ini memang terlihat seperti ultrabook biasa, tapi jika diperhatikan, layarnya terlihat terpisah dari bingkai silver yang mengelilingnya. Inilah yang menjadi kunci agar Dell XPS Duo 12 bisa diputar.

Untuk spesifikasi produk ini juga tak main-main. Layarnya sudah dilapisi Gorilla Glass, kemudian untuk prosesor sudah menggusung Intel Core i7 generasi ketiga.



Sony Vaio 11

Komputer convertible yang juga siap menggoda para pengguna di Indonesia adalah Sony Vaio 11. Berbeda dengan keduanya, produk ini memiliki layar yang bisa digeser ke atas agar bisa difungsikan sebagai laptop atau tablet.





Engsel bernama Surft Slider digunakan pun terlihat sangat kokoh, terbuat dari besi dan dibalut dengan warna hitam mengkilap. Produk ini juga punya layar menawan dengan resolusi 1920 X 1080 pixel, sangat padat dan tajam.

Ketiga produk yang dipamerkan Intel Indonesia di kantornya itu memang cukup memikat, apalagi semuanya menawarkan sebuah pengalaman baru menggunakan. Tapi sayangnya, semua produk itu memang terlihat tipis sebagai laptop, tapi ukurannya masih jauh lebih tebal dari kebanyakan tablet.

"Hanya beda beberapa mili saja. Lagi pula, dengan ini Anda bisa mendapatkan dua produk (laptop-tablet) dalam satu perangkat," jelas Bryan Deaner, Brand Manager Intel.

Saturday, November 17, 2012

10 Ponsel Mewah Termahal di Abad 21



Jakarta - Orang-orang super kaya di dunia kadang menginginkan benda eksklusif untuk mereka miliki. Antara lain ponsel yang kini seakan menjadi kebutuhan wajib.

Ya, beberapa pebisnis pun menangkap kesempatan tersebut dengan merilis ponsel berdesain sangat mewah. Harganya pun sangat tinggi, namun dirasa sepadan dengan kemewahan dan kualitas yang ditawarkannya.

Berikut adalah ponsel yang dinilai paling mahal di abad ke 21, seperti dikutipdetikINET dari berbagai sumber.





Pada masa jayanya, ponsel Nokia yang beredar di pasaran cukup sering didesain ulang dan menjelma ponsel super mahal. Salah satunya adalah Nokia 8800 Arte with Pink Diamond yang rilis pada tahun 2008.

Ketika itu, ponsel ini dijual senilai USD 134 ribu atau di kisaran Rp 1 miliar ke atas. Ponsel yang berhiaskan emas dan berlian ini didesain oleh Peter Alloison, seorang desainer cukup terkenal.


Peter Alloison adalah desainer perhiasan terkenal asal Austria. Ia mendesain beberapa ponsel edisi mewah dengan harga menjulang, termasuk iPhone generasi pertama.

Handset buatan Apple ini memang berkilauan dengan perhiasan yang sangat banyak. Jumlah berliannya saja sebanyak 318 biji yang menghiasi sekujur bodinya.


8. Sony Ericsson Black Diamond - USD 310.000


Pada tahun 2006, hadir sebuah ponsel Sony Ericsson dengan harga selangit. Yaitu Sony Ericsson Black Diamond.

Tidak seperti handset super mahal lainnya, tidak terdapat perhiasan mahal di bodinya. Namun ia membawa teknologi tinggi pada masanya seperti layar OLED dan bahan dari polycarbona

7. Vertu Signature Cobra - USD 310.000


Seorang desainer perhiasan asal Prancis, Boucheron, mendesain ponsel super mewah Vertu Signature Cobra. Sesuai namanya, ada perhiasan berbentuk ular kobra di casingnya.

Perhiasan yang disertakan memang membuatnya jadi sangat mahal. Seperti dua buah berlian besar dan sebagainya.


6. Gresso Luxor Las Vegas Jackpot - USD1.000.000


Tahun 2010, diperkenalkan sebuah handset yang sangat mewah. Bayangkan saja, Gresso Luxor Las Vegas Jackpot ini dihargai USD 1 juta atau sekitar Rp 10 miliar.

Apa memangnya keistimewaannya? Selain hanya dibuat 3 unit, handset ini dibuat dari bahan kayu yang sangat langka, yaitu Blackwood yang berusia 200 tahun.


5.Diamond Crypto Smartphone - USD1.300.000


Kembali desainer Peter Aloisson membuat sebuah ponsel yang sangat mewah. Ditilik dari bentuknya, Diamond Crypto Smartphone yang rilis tahun 2006 ini memang bling bling.

Bodinya full terbuat dari platinum. Masih dilengkapi dengan perhiasan emas dan berlian.


4.GoldVish Le Million Piece Unique - USD 1.300.000


Memang bentuk handset ini sangat elegan, jauh berbeda dari ponsel kebanyakan. Harganya pun membumbung sangat tinggi.

Handset tersebut hanya dibuat berdasarkan pesanan. Ditaburi perhiasan mewah, speknya tampak biasa saja. Seperti kamera, bluetooth dan FM Radio.


3. Kings Button iPhone - USD 2.400.000


Dengan harga lebih dari Rp 20 miliar, hanya orang super kaya saja yang mampu membeli ponsel ini. iPhone edisi khusus ini kembali dibuat oleh Peter Aloisson.

Salah satu yang istimewa adalah di bagian home button. Di sini, ditempatkan sebuah berlian berukuran sangat besar. Sekeliling bodinya pun ditaburi dengan butiran berlian yang lebih kecil.



2.Goldstriker iPhone 3GS Supreme - USD 3.200.000


Takjub melihat harga sebuah iPhone 3GS besutan desainer Stuart Hughes yang satu ini? Angka USD 3,2 juta atau senilai Rp 28,8 miliar dilekatkan pada banderol harganya.

Setelah melihat materialnya, mungkin Anda baru bisa mengerti mengapa bisa sebegitu mahal. Sebab perangkat tersebut dibubuhi emas 22 karat seberat 280 gram dan lebih dari 100 berlian. Pembuatannya perlu waktu 10 bulan, dan khusus dibuat untuk seorang pebisnis asal Australia.

1. iPhone 4 Diamond Rose - USD 8.000.000


iPhone 4 yang satu ini dijual dengan harga USD 8 juta atau sekitar Rp 71 miliar. Desainernya adalah Stuart Hughes asal Inggris yang memang mengkhususkan diri merancang gadget dengan penampilan sangat mewah.

Phone 4 ini ditaburi lebih dari 500 butir berlian. Kemudian ada dua berlian berukuran cukup besar di tombol home, yang berharga USD 6,4 juta. Sedangkan logo Apple di bagian belakang ponsel dihiasi dengan 53 butir berlian

BlackBerry Flow



BlackBerry Flow adalah fitur yang memungkinkan pengguna untuk melakukan navigasi yang mulus di seluruh open application dan BlackBerry Hub.

Semua pesan, notifikasi, feed, dan kalendar acara masuk ke BlackBerry Hub dan apapun yang pengguna lakukan dengan perangkatnya, dengan gerakan yang sederhana, mereka bisa mengintip ke Hub setiap saat.

iPhone 4S vs iPhone 5



iPhone 4S vs iPhone 5 (sha/inet)
Jakarta - iPhone 5 masih hangat menjadi pembicaraan, namun Apple dikabarkan telah berancang-ancang untuk menyiapkan versi terbaru dari iPhone. Sebuah berita dari koran di China yang menggulirkan rumor mengenai produksi yang disebut-sebut bernama iPhone 5S.

Koran lokal bernama Commercial Times yang pertama menyebutkan bahwa mitra produksi Apple di Asia sudah mulai memproduksi iPhone generasi ketujuh tersebut. Bahkan, masih menurut berita itu, iPhone 5S itu akan dikapalkan mulai kuartal I 2013.

Sayangnya tidak ada informasi yang lebih lengkap mengenai spesifikasi dari iPhone 5S itu. Demikian yang dilansir The Register dan detikINET kutip, Selasa (13/11/2012).

Kabar panas mengenai iPhone 5S ini menjadi pelengkap berita sebelumnya, di mana disebutkan Apple juga siap menghadirkan iPad mini terbaru yang dilengkapi dengan layar Retina Display. Padahal, iPad ukuran 7,9 inch ini belum genap sebulan diluncurkan.

Selain itu, laporan yang sama mengatakan iPad generasi berikutnya -- yang akan menjadi generasi kelima -- akan dirilis pada pertengahan tahun 2013 menyusul debut iPhone 5S.

Memang masih butuh pembuktian yang sahih mengenai informasi tersebut, karena hanya CEO Tim Cook, petinggi Apple, (dan Tuhan) yang mengetahui kapan dua produk ini beredar.

Venera Alpha P2



Prime 811 Alpha P2 (venera)
Jakarta - Tak sedikit ponsel merek lokal yang turut membenamkan fitur tiga dimensi (3D) di perangkatnya. Salah satunya adalah anak usaha Teletama Artha Mandiri (TAM) -- Venera yang meluncurkan ponsel Alpha P2. 

Venera Alpha P2 dilengkapi fasilitas untuk menikmati film 3D. Fasilitas ini pun dianggap cukup inovatif di jajaran ponsel 'lokal'. 

Ponsel dengan nama resmi Venera Prime 811 Alpha P2 ini dilengkapi layar sentuh 5 inch TFT WVGA yang memiliki fasilitas dua kamera, depan dan belakang yang berkapasitas 2 MP. Ponsel ini juga disematkan fasilitas Java, Radio FM dan TV analog.

"Alpha P2 merupakan salah satu produk unggulan kami, dimana di dalamnya kami sematkan fasilitas 3D untuk kenyamanan menonton 3D movie," kata Iwan Gunawan, Manager Marketing Venera, dalam keterangannya, Selasa (13/11/2012).

Untuk fitur game, ponsel ini dilengkapi 8 varian game yang bisa langsung dimainkan. Ponsel dual SIM ini juga dilengkapi dengan slot memory micro SD yang bisa memuat hingga 16 GB.

Venera Prime 811 Alpha P2 tersedia dalam dua varian warna, yakni hitam dan putih. Sama halnya dengan Alpha P1, untuk setiap pembelian produk ini terdapat bonus sebuah leather case dan stylus.

Vuzix Skart Glasses M100



Kacamata pintar Vuzix (ist)
Jakarta - Kacamata pintar Google Glass mendapat saingan. Adalah produsen bernama Vuzix yang juga menggarap kacamata dengan kemampuan serupa. Mereka pun siap menjual produknya di pertengahan tahun 2013.

Dinamakan Vuzix Skart Glasses M100, piranti ini diperkuat dengan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich.

Meniru desain headset Bluetooth, M100 terdiri dari layar virtual display yang terintegrasi dengan WiFi dan Bluetooth, kamera 720p HD dan head-trackingsensor.

Terdapat juga noise-canceling microphone serta speaker. Kameranya sendiri bisa membidik foto atau video dengan resolusi 1280x720 yang bisa disimpan dalam kartu memori 8 GB-nya.

Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (14/11/2012) headset ini juga bisa menampikan data yang dikumpulkan oleh smartphone ke pandangan si pengguna.

Adapun smartphone yang dimaksud tak terbatas hanya Android, melainkan ia juga bisa bekerja dengan iPhone.

Cnet menggambarkan bahwa image yang ditampilkan serupa dengan saat memegang layar smartphone dengan jarak 14 inch dari mata.

Prototipe dari piranti itu akan dipamerkan di ajang Consumer Electronic Shows yang digelar pada Januari tahun depan. President and Chief Executive Vuzix, Paul Travers mengatakan ia akan membanderol pirantinya kurang dari USD 500.

Text Widget

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Links

Comments

Sponsors

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan